tes kesehatan PKN STAN

Seperti Apa Tes Kesehatan dan Kebugaran di PKN STAN?

Seperti Apa Tes Kesehatan dan Kebugaran di PKN STAN? – Menjadi salah satu bagian dari lulusan PKN STAN merupakan impian bagi banyak orang. Tak heran, banyak siswa-siswi SMA sederajat yang menyiapkan mati-matian untuk bisa lolos dari proses seleksinya. Beberapa persyaratan seleksi yang ditempuh antara lain adalah TPA, TBI, SKD, psikotes, dan tes kesehatan. Semua proses tersebut tentu memerlukan persiapan yang matang begitupula dengan tes kesehatan. Berikut merupakan penjelasan lebih lanjut terkait tes kesehatan di PKN STAN.

tes kesehatan PKN STAN
tes kesehatan PKN STAN

Simak Hal-Hal Terkait Tes Kesehatan dan Kebugaran di PKN STAN

Mengisi formulir tes kesehatan PKN STAN

Tahap ini merupakan awal proses dari tes kesehatan PKN STAN. Peserta akan diberikan formulir untuk mengisi hal-hal terkait biodata, kondisi kesehatan, riwayat, dan lain sebagainya. Yang tentunya data diri ini harus diisi berdasarkan keadaan sebenarnya. Setelah mengisi formulir, peserta kemudian akan diberi nomor antrian untuk melakukan pengecekan. Pengecekan yang dilakukan meliputi tinggi badan, berat badan, tensi darah,  dan juga tes mata.

Meskipun tidak ada standar tertentu agar dapat dinyatakan lolos seleksi tes kesehatan PKN STAN, kondisi kesehatan yang ideal dan prima tentu akan menjadikan peserta memiliki peluang lebih besar untuk dapat lolos. Dalam proses seleksi contohnya pada calon mahasiswa/mahasiswi program studi bea cukai, kondisi mata yang dinyatakan lolos seleksi adalah dibawah minus 2. Sehingga apabila kondisi mata lebih dari minus 2 akan dinyatakan tidak lolos. Begitupula bagi peserta yang memiliki penglihatan buta warna.

Jogging dan shuttle run

Sudah banyak diketahui diluar sana bahwa salah satu tes kesehatan dan kebugaran adalah dengan melakukan jogging dan shuttle run. Disini, peserta laki-laki dan perempuan akan dinilai berbeda untuk kriteria kelulusan. Peserta akan diuji ketahanan fisiknya dengan berlari membentuk angka 8. Selain itu peserta juga dapat dikatakan lulus apabila sanggup melakukan jogging 2 kilometer dalam waktu 12 menit. Simak berikut alasan ditiadakan pendaftaran PKN STAN di tahun 2020 ini.

Tes kesehatan secara keseluruhan

Tak hanya tes kesehatan secara umum saja yang dilakukan dalam proses seleksi, melainkan juga dilakukan secara keseluruhan. Hal ini merupakan proses pengecekan yang terbilang panjang, karena melalui serangkaian tes yang cukup banyak. Diantaranya yaitu peserta akan melakukan pemeriksaan THT (telinga, hidung, tenggorokan), pemeriksaan pembuluh vena, pemeriksaan gigi, bahkan juga anus. Pemeriksaan akan dilakukan dengan tertib dan prosedural pada masing-masing peserta.

Selanjutnya juga terdapat pemeriksaan terhadap kesehatan organ dalam seperti jantung, perut, paru-paru, dan hati atau liver. Hal ini untuk mengetahui apakah terdapat gangguan khusus yang diderita oleh peserta. Selain itu juga terdapat pemeriksaan terhadap refleksi sistem saraf. Serangkaian tes ini tentu membutuhkan kondisi kesehatan yang prima, sehingga sangat disarankan bagi peserta untuk menyiapkan fisik yang sehat dan terjaga.

Itulah dia beberapa informasi terkait tes. Tak hanya tes tertulis saja yang memerlukan persiapan yang matang, melainkan tes kesehatan dan kebugaran pun juga membutuhkan persiapan yang matang juga. Peserta disarankan untuk melatih dan menjaga kondisi fisik agar tetap optimal. Contohnya seperti rutin melakukan olahraga, mengonsumsi makanan yang sehat, pola tidur yang teratur, dan sebagainya. Latihan jogging dan shutte run juga disarankan agar peserta dapat lebih mudah saat menjalani tes lari. Usahakan untuk mempertahankan berat badan yang ideal dan tentunya sehat.





Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *