Persiapan Menghadapi Tes Wawancara STAN

Persiapan Menghadapi Tes Wawancara STAN

Dari serangkaian tes yang harus diikuti oleh peserta USM STAN, salah satunya adalah tes wawancara STAN. Pada tahap ini, tidak sedikit peserta yang mengalami kegagalan. Penentuan mengenai lolos atau tidaknya dalam tes wawancara ini adalah terletak pada si pewawancara. Sehingga pewawancara memegang nilai mutlak untuk menentukan nasib peserta tes tersebut. Maka dari itu, agar peserta bisa menjalani rangkaian tes wawancara ini dengan baik, alangkah lebih baiknya bila segala sesuatunya dipersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya. Yang pertama tentunya anda harus menyiapkan terlebih dahulu semua ketentuan yang diberikan ketika pengumuman hasil tes sebelumnya. Selain itu berangkan tepat waktu juga merupakan hal yang harus diperhatikan. Bila perlu anda datang jauh lebih pagi agar tidak tergesa-gesa.

Pada tahap tes wawancara STAN ini peserta memang banyak dibuat gugup. Karena masing-masing peserta akan diwawancara satu persatu di ruangan yang terpisah. Tahapan yang harus dilalui dalam tes ini yang pertama adalah, seluruh peserta nantinya akan dikumpulkan menjadi satu, dan kemudian akan dibagikan lembaran formulis yang nantinya harus diisi. Untuk mengisi formulir ini, yang harus diperhatikan adalah isilah semua data dengan singkat dan jelas. Di dalam formulir itu juga aka nada pertanyaan-pertanyaan yang harus anda jawab. Data-data anda juga harus terisi semua yang terdiri dari di mana anda melakukan tes tahap satu sebelumnya, dan masih banyak lagi.

Jika formulir sudah diisi semua, kemudian seluruh peserta akan dikumpulkan lagi, untuk pengembalian formulir, dan juga akan diarahkan dimana nantinya masing-masing peserta akan menjalani tes wawancara. Dalam menjalani tes wawancara STAN ini anda harus memastikan bahwa anda memakai pakaian bahawan hitam dan atasan putih. Kemudian anda juga harus bersikap sebaik mungkin selama menjalani tes wawancara. Perhatikan setiap tingkah laku dan perkataan. Jangan juga mencoba berbicara bohong, karena si pewawancara nantinya akan tahu bahwa anda berbohong. Meskipun anda harus tampil sebaik mungkin, namun bukan berarti anda harus berprilaku dengan dibuat-buat. Maka lakukan secara natural dan santai, asalkan tetap menjaga sikap dan sopan santun.





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *