PENDAFTARAN PKN STAN DITUNDA, BENARKAH?

PENDAFTARAN PKN STAN DITUNDA, BENARKAH? – Sebelumnya telah beredar berita bahwa Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mengumumkan penerimaan mahasiswa, praja atau taruna baru sekolah kedinasan akan dibuka mulai tanggal 9 April 2020 hingga 30 April 2020. Adapun 8 sekolah kedinasan yang akan membuka pendaftaran, yaitu Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Badan Intelijen Negara (BIN), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Rencananya, sistem ujian akan dilakukan berbasis online menggunakan komputer atau CAT (Computer Assisted Test) SKD.

Dengan adanya berita tersebut, tentu para calon mahasiswa, praja, ataupun taruna sangat antusias dan berlomba-lomba untuk mempersiapkan syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk mendaftar sekolah yang dituju. Hal ini dikarenakan setiap siswa hanya diperbolehkan mendaftar satu sekolah kedinasan, jika lebih dari itu maka akan di blacklist.

Pendaftaran ini memang dilakukan di tengah maraknya pandemi COVID-19 yang terjadi di Indonesia, maka dari itu, BKN tetap melakukan koordinasi lebih mendalam terkait hal ini dan berharap semuanya akan normal sesegera mungkin.

Namun nyatanya, situasi semakin tidak kondusif dan keluarlah Surat Edaran oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia No. B/381/M.SM.01.00/2020 tentang Penundaan Jadwal Pendaftaran dan Seleksi Sekolah Kedinasan Tahun 2020 yang berisi:

“Memperhatikan Status Tanggap Darurat Bencana non-Alam Pandemi COVID-19 yang ditetapkan oleh pemerintah, dengan ini kami sampaikan bahwa jadwal pendaftaran dan seleksi Sekolah Kedinasan yang semula direncanakan mulai tanggal 9 April 2020 ditunda sampai ditetapkannya kebijakan lebih lanjut yang hasilnya akan kami beritahukan kemudian dalam bentuk surat edaran.”

Dengan adanya kebijakan ini, mungkin ada kekecewaan yang tersirat dari para calon pendaftar. Namun disisi lain ada hal yang bisa dipetik bahwasannya hal ini dilakukan untuk antisipasi penularan dan penyebaran COVID-19.

Dan dengan adanya kebijakan ini, bisa menjadi suatu peluang untuk para calon pendaftar untuk mempersiapkan ujian seleksi masuk dengan lebih optimal. Begitu juga bagi para calon pendaftar PKN STAN.





Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *