Kepoin Jurusan-Jurusan di PKN STAN

Di PKN STAN, ada beberapa jurusan yang kalian bisa pilih nih SobatNS. Sebagai penyelenggara pendidikan yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan RI pastinya jurusan-jurusan di PKN STAN berkorelasi dengan penyelenggara keuangan Negara RI. Yuk kepoin jurusan-jurusan di PKN STAN!

jurusan pkn stan

  1. Akuntansi

Jurusan Akuntansi terdiri dari program D-III dan D-IV. Untuk program D-IV sendiri adalah program lanjutan yang diselenggarakan PKN STAN khusus untuk alumni PKN STAN. Jadi untuk kalian yang mau ikut SPMB PKN STAN bisa memilih jurusan D-III Akuntansi. Lama belajarnya adalah 6 semester atau 3 tahun.

Nah apa aja sih yang dipelajari di jurusan Akuntansi? Sebenarnya sih nggak jauh beda ya belajarnya seperti jurusan Akuntansi di Universitas lain, tapi ada mata kuliah tambahan di bidang pemerintahan nih, seperti Keuangan Publik, Hukum Keuangan Negara, Akuntansi Pemerintahan, dan lain-lain.

Lulusan jurusan Akuntansi PKN STAN nantinya dapat ditempatkan di lingkungan Kementerian Keuangan ataupun non-Kementerian Keuangan, baik di kota maupun di daerah yang tersebar di seluruh Indonesia.

  1. Pajak dan Pajak Bumi Bangunan (PBB)/Penilai

Selain Akuntansi, terdapat juga jurusan Pajak dan jurusan Pajak Bumi Bangunan/Penilai. Pada jurusan Pajak terdiri dari program D-I dan D-III. Namun untuk jurusan Pajak Bumi Bangunan (PBB)/Penilai hanya terdapat program D-III. Untuk program D-I, lama pendidikannya adalah 1 tahun atau setara dengan dua semester ya, SobatNS.

Di jurusan Pajak, kalian akan belajar bagaimana cara membuat laporan keuangan perpajakaan, bagaimana mengurus administrasi dari sisi pemungut pajak, dan mempelajari materi-materi yang berhubungan dengan pajak. Biasanya sih, lulusan dari jurusan Pajak akan ditempatkan di Direktorat Jendral Pajak yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Berbeda dengan Pajak, kalau jurusan Pajak Bumi Bangunan/Penilai disebut-sebut sebagai “Teknik”nya PKN STAN. Lho kok bisa gitu sih miNSix? Karena disini kalian akan belajar mata kuliah yang mirip-mirip dengan mata kuliah di jurusan teknik. Kalian akan belajar bagaimana mengukur asset nilai dari sebuah bangunan, tanah, atau sebagainya.

Fyi SobatNS, jurusan ini termasuk jurusan yang unik dan hanya ada satu perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan ini di Indonesia, dimana lagi kalau bukan di PKN STAN. Untuk lulusan PBB/Penilai, biasanya akan ditempatkan di Kementerian Keuangan.

  1. Kepabeanan dan Cukai

Siapa disini yang berminat ambil jurusan Kepabeanan dan Cukai? Untuk jurusan yang satu ini, ada syarat khusus yang diterapkan ya SobatNS, seperti tinggi badan kalian yang minimal harus 165 cm untuk laki-laki dan 155 cm untuk perempuan, serta untuk pengguna kacamata/lensa kontak minus, plus, ataupun silindris dapat diberikan toleransi maksimal ukuran 2 dioptri.

Kepabeanan dan Cukai terdiri dari program D-I dan D-III. Untuk program D-I baik laki-laki maupun perempuan bisa daftar tapi untuk program D-III hanya laki-laki yang bisa daftar.

Jangan heran ya SobatNS kalau di jurusan ini banyak banget syaratnya nggak kayak jurusan yang lain. Perkuliahannya pun semi militer jadi kalian harus kuat fisik dan mental kalau mau masuk jurusan ini. Gimana nggak, lulusan dari Kepabeanan dan Cukai akan ditugaskan di Pelabuhan atau Bandara untuk memantau dan mengawasi aktivitas ekspor impor barang dari dalam maupun luar negeri.

Bahaya banget kan kalau barang-barang yang masuk ke Indonesia ternyata berbahaya seperti obat-obatan terlarang dan narkoba? maka dari itu mereka dituntut memiliki badan dan stamina yang fit.

  1. Kebendaharaan Negara

Kalian pasti sudah tidak asing lagi kan dengan kata bendahara? Kalau di kelas, biasanya bendahara memiliki tugas mengatur dan mengelola keuangan. Hampir sama, di jurusan Kebendaharaan Negara juga mereka memiliki tugas untuk mengatur keuangan, bukan dalam lingkup kelas lagi tapi Negara ya SobatNS, hehehe.

Jadi dibutuhkan ketelitian dan pengetahuan yang luas mengenai keuangan Negara, mengatur dan merencanakan anggaran dengan sebaik-baiknya. Untuk jurusan Kebendaharaan Negara sendiri terdapat dua program ya, D-I dan D-III dan terserah kalian mau pilih yang mana.

Lulusan dari jurusan ini akan ditempatkan di Kementerian Keuangan, disana ada Direktorat Jendral Anggaran dan Direktorat Jendral Perbendaharaan Negara. Nah entah kalian ditempatkan dimana, intinya sih setelah lulus auto CPNS ya, jadi nggak usah bingung lagi mau kerja dimana 😀

  1. Manajemen Aset 

Terakhir, miNSix mau jelasin sedikit ke kalian tentang jurusan Manajemen Aset. Kalau di jurusan PBB/Penilai dijuluki sebagai “Teknik”nya STAN, nah kalau jurusan Manajemen Aset dijuluki sebagai “Hukum”nya STAN. Kok bisa begitu sih miNSix? Yapss karena di jurusan ini, mata kuliah yang kalian pelajari nggak jauh-jauh dengan hukum, baik hukum perdata, perusahaan, maupun pertahanan.

Untuk lulusan dari jurusan ini, biasanya ditempatkan di Kementerian Keuangan RI di bawah naungan Direktorat Jendral Kekayaan Negara. Dimana nantinya lulusan Manajemen Aset bisa bertugas sebagai pejabat/juru sita, penilai, maupun pemeriksa, pejabat pengurusan piutang dan lelang negara.

Jadi gimana nih SobatNS? Sudah ada bayangan belum mau ambil jurusan apa di PKN STAN? Apapun jurusan yang akan kalian ambil, pastikan kalian sudah mempersiapkannya sedari sekarang ya. Belajar dan terus berlatih semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil yang maksimal pula.

Kalau dirasa masih kurang, ayo gabung bersama kami di Bimbel Newtonsix yang sudah berdiri 15 tahun dan terbukti banyak meloloskan siswa-siswanya masuk ke PKN STAN.





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *