Apa Perbedaan Memilih KEMENKEU Dan NON KEMENKEU Saat Pendaftaran PKN STAN

Apa Perbedaan Memilih Kemenkeu Dan Non Kemenkeu Saat Pendaftaran PKN STAN. PKN STAN menjadi salah satu perguruan tinggi kedinasan yang sangat populer. Prospek kerja yang bagus hingga ketenaran membuatnya menjadi incaran bagi semua pendaftar. Belum lagi, setelah lulus Anda langsung ditempatkan dinas. Tidak heran jika jumlah pendaftaranya terus meningkat.

Kamu calon pendaftar di PKN STAN dan bingung istilah Kemenkeu dan Non Kemenkeu? Tenang saja karena di artikel ini kita akan membahasnya lebih lanjut. Secara umum, jurusan di PKN STAN itu dibagi menjadi dua, yakni seperti yang ditanyakan tersebut. Keduanya memiliki perbedaan yang cukup menonjol.

Nah, sebelum mendaftar tentu saja Anda harus mengenali istilah ini dengan baik. Tujuannya supaya tidak salah jurusan. Jika salah jurusan, pasti selama pendidikan Anda tidak bisa tenang dan akan terbebani. Sebelum mendaftar, berikut perbedaan Kemenkeu dan Non Kemenkeu di PKN STAN.

Kemenkeu dan Non Kemenkeu
Kemenkeu dan Non Kemenkeu

Apa Itu  Kemenkeu Di PKN  STAN?

Kemenkeu merupakan nama lain dari kementrian keuangan di Indonesia. Jadi, jika kamu memilih jurusan kemenkeu, maka penempatannya akan dilakukan di Kementrian Keuangan itu sendiri. Adapun contoh instansi yang beroperasi di bawah Kementrian Keuangan sebagai berikut:

  1. Jenderal Bea Cukai
  2. Direktorat Jenderal Perbendaraan
  3. Jenderal Pembangunan Keuangan
  4. Direktorat Jenderal Pajak
  5. Jenderal Anggaran
  6. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara

Selain nama-nama direktorat tersebut, masih banyak direktorat lain di bawah naungan Kemenkeu. Jadi bagi yang daftar di PKN STAN dan belum tahu apa itu Kemenkeu dan Non Kemenkeu, itu adalah penjelasannya. Tentu saja tidak bisa asal ambil jurusan jika tidak mau rugi nantinya.

Non Kemenkeu di PKN STAN?

Selain Kemenkeu, ada juga istilah Non Kemenkeu. Penempatan lulusan di tahun ini memang berbeda dibanding beberapa tahun lalu karena ada banyak Kementrian/Lembaga yang ditujukan untuk para lulusan STAN. Penempatan terrsebut adalah hasil komitmen PKN STAN untuk bisa menambah kekuatan sumber daya manusia serta meningkatkan kapasitas keuangan negara, khususnya dalam hal pengelolaan. Simaklah berikut kelebihan PKN STAN.

Adapun kementrian yang menjadi tujuan utama penempatan lulusan PKN STAN sebagai berikut:

  1. Badan Pemeriksa Keuangan
  2. Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan
  3. Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian
  4. Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
  5. Badan Ekonomi Kreatif
  6. Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional
  7. Koodinator Bidang Kemaritiman
  8. Kementrian Perhubungan
  9.  Pertahanan
  10. Badan Narkotika Nasional

Itu adalah perbedaan mendasar antara Kemenkeu dan Non Kemenkeu di PKN STAN. Jadi intinya, setelah lulus dari PKN STAN, pilihan ini akan disesuaikan dengan saat pendaftaran dulu. jadi sesuaikan dengan bakat dan minat yang Anda miliki. Tentu saja Anda ingin lulus PKN STAN bukan?

Dibanding cara masuk ke perguruan tinggi lainnya, pendaftaran PKN STAN memang mencangkup materi yang lebih banyak. Anda harus bersaing dengan pesaing yang banyak dan harus bergulat juga dengan materi atau soal-soal yang diujikan. Untuk tes masuk, kamu harus melewati tes SKD, TPA, TBI yang diselenggarakan dalam satu hari saja.

Tentu membutuhkan tenaga yang ekstra lebih. tidak heran jika banyak calon yang mendaftar di bimbingan belajar. Setelah lolos di tes pertama, Anda harus melewati tahap kedua, yakni tes kesehatan dan kebugaran PKN STAN. Sesuai namanya, di tes ini kamu harus sehat dan juga bugar untuk menjalankan setiap tugas. Itu saja pembahasan seputar Kemenkeu dan non Kemenkeu di PKN STAN, semoga bermanfaat.





Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *