Ini Dia 7 Perbedaan Sekolah Kedinasan IPDN dengan Sekolah Kedinasan Lainnya

December 29, 2021

Sekolah Kedinasan IPDN adalah salah satu sekolah kedinasan yang banyak diminati. Setiap tahunnya sekolah ini dipadati oleh para pendaftar yang berasal dari seluruh penjuru di Indonesia.

IPDN sendiri sudah ada sejak zaman Belkamu. Saat dibentuk pada tahun 1920, sekolah calon pejabat ini bernama Opleiding School Voor Inlandshe Ambtenaren dan Middlebare Opleiding School Voor Inlandsche Ambtenaren.

Sekolah Kedinasan IPDN

Sejak awal berdiri dan kemudian berganti nama menjadi IPDN di tahun 2004, alumni sekolah ini memang ditujukan untuk menduduki jabatan di kepemerintahan. Banyak lulusan IPDN yang akhirnya menjadi lurah, camat, hingga bupati, bahkan pangkat yang lebih tinggi.

Tujuh Perbedaan antara Sekolah Kedinasan IPDN dengan Lainnya

Di Indonesia sendiri, jumlah sekolah kedinasan cukup banyak. Lantas apa yang membedakan sekolah kedinasan inidengan lainnya. Berikut ini adalah tujuh perbedaannya. Baca juga tentang Tips dan Trik Lolos Ujian Fisik IPDN yang memang perlu diketahui.

Sekolah kedinasan IPDN berada di Bawah Naungan (Kemendagri) Kementerian Dalam Negeri RI

Yang menjadi pembeda pertama antara sekolah kedinasan di IPDN dengan lainnya adalah berdiri di bawah Kemendagri. Sementara sekolah dinas lainnya berada di bawah kementerian lainnya, berikut di antaranya:

  • Politeknik Keuangan Negara STAN di bawah Kementerian Keuangan RI
  • Poltekim dan Poltekip di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
  • Sekolah Tinggi Intelejen Negara di bawah naungan Badan Intelijen Negara (BIN)
  • STMKG berada di bawah Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan sebagainya.

Tiga Fakultas

Sekolah Kedinasan ini hanya menyelenggarakan pendidikan di tiga fakultas, yaitu:

  • Fakultas Politik Pemerintahan

(Program Studi Politik Pemerintahan dan Program Studi Kebijakan Pemerintahan)

  • Fakultas Manajemen Pemerintahan

(Program Studi Manajemen Sumber Daya Aparatur, Program Studi Manajemen Keuangan Daerah, Program Studi Kependudukan dan Catatan Sipil, Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah)

  • Fakultas Perlindungan Masyarakat.

(Program Studi Kependudukan dan Catatan Sipil, Program Studi Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik, Program Studi Praktik Perpolisian Tata Pamong)

Pendidikan Semi Militer

IPDN menerapkan pendidikan semi militer di lembaganya. Tujuannya agar praja IIDN mampu menghadapi setiap tantangan di lapangan.

Gelar

Perbedaan yang ketiga Sekolah Kedinasan IPDN adalah gelar yang diskamungnya setelah lulus. Ada gelar yang akan dikeluarkan IPDN, yaitu:

  • Untuk prodi Strata 1 atau S1 akan bergelar Sarjana Ilmu Pemerintahan (S.IP)
  • Untuk prodi Diploma IV, memiliki gelar Sarjana Sains Terapan (S.STP)

Seleksi

Untuk masuk ke Sekolah kedinasan IPDN pastinya harus seleksi. Jika sebelumnya ada 7 tahapan yang harus dilalui, saat ini sudah berkurang menjadi tiga tahapan saja, yaitu:

  • Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
  • Tes Kesehatan Tahap 1
  • Pantukhir

Karir

Lulusan IPDN akan berkarir di kepemerintahan, baik itu di instansi pemerintahan pusat ataupun daerah di seluruh wilayah di Indonesia. Di awal karir lulusan IPDN akan dimulai dari staff yang pasti mereka akan langsung menjadi pegawai negeri sipil golongan III A.

Biaya Pendaftaran

Tanda tanya tentunya bertanya-tanya apa lagi yang menjadi perbedaan antara IPDN dengan sekolah kedinasan lainnya. Salah satu yang menjadi pembeda adalah biaya pendaftarannya yang berbeda.

Di IPDN, biaya pendaftaran hanya dikenakan Rp 50.000 saja. Di sekolah kedinasan lain berbeda, seperti STAN, biaya pendaftarannya adalah Rp 350.000. Kemudian biaya pendaftaran masuk ke Polstat STIS adalah Rp 300.000, cukup besar, bukan?

Dengan biaya pendaftaran yang begitu terjangkau, membuat warga negara Indonesia banyak yang berbondong-bondong mendaftar ke sekolah kedinasan ini.

Itu dia 7 perbedaan sekolah kedinasan IPDN dengan lainnya. Apakah kamu tertarik untuk masuk ke sekolah ini? Semoga bermanfaat.

Daftar Bimbel STAN

Testimoni Siswa Newtonsix

Deya Shazniya
SMAN 1 Kramatwatu
D1 Pajak

Belajar persiapan masuk STAN di Newtonsix itu menyenangkan dan asik banget. Pengajarnya itu mahasiswa stan. Dan pas belajar mereka asik banget ngajarnya. To the point trus jelas ga bikin pusing. Trus pas lagi belajar juga kita dikasih tips masuk stan. Cara cepat ngerjain usm stan. Pokoknya recommended banget bimbel newtonsix. Terima kasih newtonsix atas bimbingannya untuk masuk stan😊
Izma awwalia
SMA 7 Semarang
D3 Perpajakan

Pembelajarannya menyenangkanbdan terstruktur, sehingga mudah dalam memahami materi. Tentornya juga sabar dan asik
Testimoni Fadhel Aqila dari SMAN 47 Jakarta lulus D3 Akuntansi
M. Fadhel Aqila Ramadhan
Sman 47 jakarta
D3 Akuntansi

Belajar di newtonsix itu seru saya dibantu mengatasi kelemahan dibahasa inggris, terima kasih newtonsix
Testimoni i komang dari Denpasar Bali yang lulus D1 Pajak
I Komang Naditya Purnama
SMAN 5 Denpasar
D1 Perpajak

Belajar di bimbel newtonsix sangat seru. Tutornya pun ramah dan profesional seru lah diajak bercanda. Suasana belajar nyaman banget. Soal-soal try out yg dikasi sangat menantang. Pokoknya bimbel newtonsix recommended banget buat persiapan mencari STAN.