Pada tahun 2022 ini STMKG (Sekolah Tinggi Meteorologi Kimia dan Geofisika) membuka kembali pendaftaran. Tersedia jalur umum (reguler) dan jalur khusus (afirmasi) untuk daftar STMKG dan menjadi taruna atau taruni.

Meteorologi, Klimatologi, Geofisika, dan Instrumentasi menjadi 4 pilihan program studi di STMKG. Meskipun jenjang pendidikannya hanya DIV, tapi ternyata jika dibandingkan dengan perguruan tinggi umum, ternyata setara dengan S1.

2 Persyaratan Wajib Sebelum Daftar STMKG

Calon taruna dan taruni STMKG wajib memiliki kewarganegaraan Indonesia (WNI) dengan batasan usia minimal 16 dan maksimal 21 tahun. Selain itu kondisi jasmani dan rohani juga harus sehat.

Termasuk untuk masalah kesehatan mata. Calon taruna dan taruni daftar STMKG tidak boleh buta warna, tidak silinder, dan spheris. Apabila berkacamata, maka tidak boleh lebih dari -2 untuk bisa mendaftar.

Adapun tinggi badan yang harus dipenuhi sebagai calon taruna yaitu minimal 163 cm. sementara untuk calon taruni STMKG yaitu minimal 155 cm. Calon taruna dan taruni STMKG tidak dalam ikatan dinas baik dengan perusahaan atau instansi lain.

Setelah lulus pendidikan STMKG, maka taruna dan taruni wajib menerima keputusan lokasi bekerja di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yang ada di seluruh wilayah Nusantara.

Lulusan SMA atau MA dengan jurusan IPA. Sementara untuk lulusan SMK, maka harus dari jurusan Teknik Elektronika Industri, Teknik Transmisi Telekomunikasi, Teknik Mekatronika, Teknik Jaringan Akses, dan Teknik Jaringan Komputer.

Lulusan SMK jurusan Teknik Rekayasa Perangkat Lunak juga berkesempatan untuk daftar STMKG. Selain dari jurusan yang ditetapkan akan ditolak dalam seleksi berkas. Perhatikan juga tahun kelulusan kamu saat mendaftar STMKG.

Apabila lulus setahun sebelum dibuka pendaftaran, maka lampirkan ijazah mata pelajaran Fisika, Matematika, dan Bahasa Inggris, dengan nilai masing-masing minimal 70 dari skala 100.

Bagi yang baru atau akan lulus di tahun pembukaan pendaftaran STMKG, maka lampirkan nilai rapor semester 3, 4, dan 5. Nilai Fisika, Matematika, dan Bahasa Inggris, masing-masing minimal 70 dari skala 100 di setiap semester.

5 Macam Tes Bersistem Gugur

Setelah dinyatakan lulus seleksi berkas, maka calon taruna dan taruni akan mendapatkan jadwal dan lokasi ujian untuk ikut SKD. Di sini akan diuji pengetahuan umum kamu dan terjadi sistem gugur berdasarkan poin jawaban. Baca juga STMKG buka program afirmasi yaitu daerah, Papua, dan Papua Barat.

Daftar STMKG memiliki rangkaian seleksi selanjutnya apabila lulus SKD, yaitu ujian SKB. Di sini kamu akan menghadapi berbagai soal Fisika, Matematika, dan Bahasa Inggris dalam ujian SKB Sekolah Tinggi Meteorologi Kimia dan Geofisika.

Terdapat serangkaian tes kesehatan dan wawancara untuk menyatakan kamu layak sebagai taruna dan taruni STMKG. Tes kesehatan awal adalah melalui rumah sakit daerah masing-masing, dan diserahkan sebelum tes kesehatan lanjutan.

Tes kesehatan lanjutan STMKG ini dikenal juga dengan tes kebugaran para calon taruna dan taruni harus menjalani tes jalan dan lari cepat dengan jarak 2.4 km. Tempat dan waktu tes kebugaran STMKG akan diumumkan sebelumnya.

Tes terakhir ini akan berlangsung di hari dan lokasi yang sama dengan tes kebugaran STMKG. Bersiaplah dengan penguji yang bisa saja menggunakan Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia.

Persiapkanlah 7 hal yang wajib kamu penuhi tersebut sedari awal, sebelum daftar STMKG agar persiapan lebih matang. Jangan sampai ada kesalahan input data dalam seleksi berkas untuk menuju seleksi berikutnya. Siap jadi taruna dan taruni STMKG?

Setiap tahun selalu dibuka pendaftaran calon taruna dan taruni STMKG dengan berbagai jalur. Mulai dari jalur umum (reguler) dan jalur khusus (afirmasi). STMKG buka program afirmasi yaitu daerah, Papua, dan Papua Barat.

Kamu yang tertarik mendaftar melalui jalur afirmasi, maka Wajib untuk memenuhi 12 persyaratan yang terbagi menjadi dua kategori. Persyaratan STMKG umum dan khusus jalur afirmasi. Selain itu ada satu tambahan persyaratan akademik.

Persyaratan Umum STMKG Buka Program Afirmasi

Terdapat 8 poin yang wajib untuk dipenuhi sebagai persyaratan umum mendaftar STMKG jalur afirmasi. Jangan sampai ada 1 poin yang tidak sesuai kriteria, karena kamu akan dianggap gugur pada seleksi berkas.

Persyaratan Khusus STMKG Buka Program Afirmasi

Adapun persyaratan khusus yang juga wajib untuk dipenuhi oleh calon taruna dan taruni yang tertarik mendaftar STMKG. Sebab, jalur afirmasi ini ditujukan untuk daerah, Papua, dan Papua Barat, dengan poin persyaratan sebagai berikut.

Selain dari 12 persyaratan tersebut, umum dan khusus, yang diberlakukan, terdapat juga persyaratan akademis yang wajib untuk dipenuhi apabila ingin menjadi taruna dan taruni STMKG, yaitu telah dinyatakan lulus dari SMA (sederajat) semua jurusan.

Apabila saat pendaftaran STMKG, calon taruna dan taruni belum memiliki ijazah, maka wajib memiliki Surat Tanda Lulus atau Surat Keterangan Aktif di kelas XII dari pihak sekolah. Hal ini juga tidak boleh diabaikan, karena termasuk di dalam persyaratan daftar STMKG.

Pastikan kamu memenuhi setiap poin persyaratan agar berhasil menjadi taruna dan taruni STMKG berikutnya. Persiapkan semua sejak awal, termasuk perbanyak latihan soal atau ikuti kelas bimbingan belajar terpercaya sebelum STMKG buka program afirmasi.