Tips Ujian Kesehatan dan Kebugaran (UKK) SPMB PKN STAN

Ujian Kesehatan dan Kebugaran (UKK) menjadi salah satu proses seleksi yang harus Anda lalui ketika ingin masuk menjadi mahasiswa PKN STAN. Nah, akan tetapi banyak sekali peserta gugur dalam tahapan ini. Lalu, apa saja sih tips Ujian Kesehatan dan Kebugaran (UKK) SPMB PKN STAN?

Ujian Kesehatan dan Kebugaran (UKK) SPMB PKN STAN

            Sebelum membahas lebih lanjut mengenai tips tes kebugaran untuk masuk PKN STAN, agaknya Anda harus mengetahui terlebih dahulu tes kesehatan dan kebugaran apa saja yang harus Anda lakukan ketika mengikuti tes tersebut.

Jadi, secara umum saat mengikuti tes kesehatan di PKN STAN, Anda akan melewati beberapa tahapan tes kesehatan sebagai berikut :

  1. Mengisi Formulir Kesehatan
  2. Cek Kesehatan Umum
  3. Cek Kesehatan Mata
  4. Cek Kesehatan Tubuh secara Keseluruhan
  5. Tes kebugaran

Beberapa tahap tersebut harus Anda lakukan terlebih dahulu untuk dapat lolos di PKN STAN.

Ujian Kesehatan dan Kebugaran (UKK) SPMB PKN STAN

Tips Ujian Kesehatan dan Kebugaran (UKK) SPMB PKN STAN

Untuk dapat lolos dalam 4 (empat) tahapan tes kebugaran di PKN STAN, apa saja sih yang harus dilakukan? Dan bagaimana tips ujian kesehatan dan kebugaran (UKK) untuk masuk PKN STAN itu?

1. Lakukan Latihan Fisik Jauh-jauh Hari

Untuk dapat lolos dari ujian kesehatan dan kebugaran (UKK)  PKN STAN, hal pertama yang harus Anda lakukan dari jauh-jauh hari adalah melakukan latihan fisik. Bila perlu, latihan fisik ini harus Anda lakukan minimal 6 bulan sebelumnya.

Melakukan aktivitas latihan fisik akan sangat membantu Anda dalam melakukan tes kebugaran nantinya dan hal ini juga akan membuat badan Anda terbiasa untuk melakukan tes kebugaran. Oleh karena itu, tips ujian kesehatan dan kebugaran (UKK) yang pertama adalah dengan melakukan latihan fisik sejak jauh-jauh hari.

Ujian Kesehatan dan Kebugaran (UKK) SPMB PKN STAN

2. Konsumsi Makanan Sehat

Tips tes kebugaran yang kedua adalah dengan mengkonsumsi makanan sehat selama sebelum melakukan tes kebugaran ataupun sehari sebelum Anda menjalani tes kebugaran tersebut. Hal ini menjadi suatu hal yang penting karena apa yang Anda konsumsi juga akan sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan Anda, sehingga untuk menjaga kondisi kesehatan, Anda harus selalu mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.

3. Datang Lebih Pagi saat Tes

Kemudian, tips ujian kesehatan dan kebugaran (UKK) yang selanjutnya adalah menyangkut saat tes berlangsung. Sebelum tes dimulai, usahakan Anda datang lebih pagi. Hal ini akan  membuat kamu jauh lebih tenang dan tidak teburu buru sehingga energi kamu tidak terkuras karena terlambat

Ujian Kesehatan dan Kebugaran (UKK) SPMB PKN STAN

4. Jangan Nervous dan Grogi

Tips tes kebugaran yang selanjutnya adalah jangan nervous ataupun grogi saat tes kesehatan berlangsung, apa lagi ketika proses pemeriksaan kesehatan. Saat Anda nervous atau grogi maka hal tersebut akan dapat membuat tekanan darah Anda menjadi naik sehingga tensi darah pun bisa menjadi naik juga.

5. Gunakan Pakaian dan Sepatu yang Nyaman

Dan yang terakhir adalah gunakan pakaian dan sepatu yang nyaman saat tes berlangsung. Hal ini akan sangat membantu Anda saat melakukan tes tersebut, jangan sampai karena pakaian dan sepatu yang tidak nyaman, tes kebugaran Anda bisa terganggu di tengah jalan. Jadi, usahakan memilih pakaian dan sepatu yang nyaman, ya!

Nah, itulah 5 tips tes kebugaran yang bisa Anda lakukan sebelum mengikuti tes di PKN STAN. Semoga tips tersebut bisa membantu Anda ya! Tetap semangat!

4 Jurusan PKN STAN yang Cocok untuk Perempuan

            PKN STAN atau Politeknik Keuangan Negara STAN  memang tidak dapat dipungkiri merupakan salah satu kampus yang sangat bergengsi di Indonesia. Dengan reputasinya itulah banyak pelajar yang ingin menuntut ilmu di kampus tersebut termasuk para pelajar perempuan. Lalu, apa saja jurusan apa saja yang cocok bagi perempuan?

4 Jurusan PKN STAN yang Cocok untuk Perempuan

Jurusan Untuk Perempuan yang ada di PKN STAN

Memang selama ini mahasiswa di PKN STAN dikenal lebih banyak laki-laki, dan tentu saja merupakan hal yang wajar karena memasuki PKN STAN memang membutuhkan tes logika dan memang laki-laki akan jauh lebih unggul dalam tes logika dibandingkan perempuan. Namun, bukan berarti perempuan tidak bisa masuk di PKN STAN ya! Dan berikut ini merupakan 4 jurusan untuk perempuan yang ada di PKN STAN.

  1. Jurusan Manajemen Aset

Jurusan untuk perempuan yang ada di PKN STAN yang pertama adalah jurusan manajemen aset. Selama ini, banyak sekali pelajar perempuan yang membidik jurusan ini ketika mendaftarkan diri mereka ke PKN STAN. Dimana pada jurusan ini setiap mahasiswa diharuskan untuk mempelajari bagaimana mengelola setiap aset negara dengan baik.

Jurusan manajemen aset hanya tesedia prodi DIII, artinya mahasiswa melalui masa pendidikan selama 6 semester atau 3 tahun, dan lulusannya akan bergelar A.Md.M.

  1. Jurusan Kebendaharaan Negara

Kemudian, jurusan untuk perempuan yang ada di PKN STAN selanjutnya adalah jurusan kebendaharaan negara. Jurusan ini menjadi favorit bagi pendaftar perempuan di SPMB PKN STAN setiap tahunnya. Waktu tempuh kuliah dalam jurusan ini berlangsung selama 2 semester (1 tahun) ataupun 6 semester (3 tahun) tergantung program studi yang ditempuh, yakni DI atau DIII. Lulusan DI akan bergelar A.P.Kb.N. sedangkan lulusan DIII akan bergelar A.Md.Kb.N.

  1. Jurusan Pajak

Banyak calon mahasiswa yang mengincar jurusan ini. Berdasarkan SPMB PKN STAN 2019, jurusan ini paling banyak diminati selain jurusan akuntansi. Jurusan ini banyak di incar pendaftar perempuan karena persyaratannya tidak seketat jurusan kepabeanan dan cukai. Jurusan pajak tersedia program studi DI dan DIII. Lulusan DI nya akan bergelar A.P.A.Pj. sedangkan lulusan DIII bergelar Amd.A.Pj.

  1. Jurusan Akuntansi

Jurusan untuk perempuan yang terakhir adalah jurusan akuntansi dengan program studi DI dan DIII. Jurusan ini merupakan jurusan di  PKN STAN yang memiliki kuota penerimaan cukup banyak, dan menjadi bidikan bagi banyak pelajar perempuan setiap tahunnya.

jurusan di pkn stan

Prospek Menjanjikan

            PKN STAN memang menawarkan prospek pekerjaan yang sangat menjanjikan di masa depan. Hal ini memang yang menjadi alasan utama mengapa banyak pelajar yang menginginkan untuk menuntut ilmu di PKN STAN. Penempatan di Kementerian Keuangan juga menjadi tawaran yang sangat menggiurkan bagi para pelajar untuk jenjang karir mereka kedepannya.

Bagi perempuan, bukanlah suatu halangan untuk bisa masuk dan menuntut ilmu di PKN STAN. Empat jurusan untuk perempuan yang telah disebutkan sebelumnya merupakan peluang yang bisa Anda tempuh ketika ingin masuk PKN STAN. Persiapkan diri dengan baik, dan maksimal sehingga bisa memastikan diri lolos di PKN STAN tersebut.

Walaupun harus bersaing dengan ribuan pendaftar lain yang berasal dari seluruh Indonesia, akan tetapi ketika Anda memiliki tekad yang sungguh-sungguh dan juga komitmen untuk belajar yang tinggi, persaingan itu pasti tetap bisa dilewati. Jadi, untuk perempuan yang ingin daftar di PKN STAN, tetap semangat, ya!

Kepoin Jurusan-Jurusan di PKN STAN

Di PKN STAN, ada beberapa jurusan yang kalian bisa pilih nih SobatNS. Sebagai penyelenggara pendidikan yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan RI pastinya jurusan-jurusan di PKN STAN berkorelasi dengan penyelenggara keuangan Negara RI. Yuk kepoin jurusan-jurusan di PKN STAN!

jurusan pkn stan

  1. Akuntansi

Jurusan Akuntansi terdiri dari program D-III dan D-IV. Untuk program D-IV sendiri adalah program lanjutan yang diselenggarakan PKN STAN khusus untuk alumni PKN STAN. Jadi untuk kalian yang mau ikut SPMB PKN STAN bisa memilih jurusan D-III Akuntansi. Lama belajarnya adalah 6 semester atau 3 tahun.

Nah apa aja sih yang dipelajari di jurusan Akuntansi? Sebenarnya sih nggak jauh beda ya belajarnya seperti jurusan Akuntansi di Universitas lain, tapi ada mata kuliah tambahan di bidang pemerintahan nih, seperti Keuangan Publik, Hukum Keuangan Negara, Akuntansi Pemerintahan, dan lain-lain.

Lulusan jurusan Akuntansi PKN STAN nantinya dapat ditempatkan di lingkungan Kementerian Keuangan ataupun non-Kementerian Keuangan, baik di kota maupun di daerah yang tersebar di seluruh Indonesia.

  1. Pajak dan Pajak Bumi Bangunan (PBB)/Penilai

Selain Akuntansi, terdapat juga jurusan Pajak dan jurusan Pajak Bumi Bangunan/Penilai. Pada jurusan Pajak terdiri dari program D-I dan D-III. Namun untuk jurusan Pajak Bumi Bangunan (PBB)/Penilai hanya terdapat program D-III. Untuk program D-I, lama pendidikannya adalah 1 tahun atau setara dengan dua semester ya, SobatNS.

Di jurusan Pajak, kalian akan belajar bagaimana cara membuat laporan keuangan perpajakaan, bagaimana mengurus administrasi dari sisi pemungut pajak, dan mempelajari materi-materi yang berhubungan dengan pajak. Biasanya sih, lulusan dari jurusan Pajak akan ditempatkan di Direktorat Jendral Pajak yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Berbeda dengan Pajak, kalau jurusan Pajak Bumi Bangunan/Penilai disebut-sebut sebagai “Teknik”nya PKN STAN. Lho kok bisa gitu sih miNSix? Karena disini kalian akan belajar mata kuliah yang mirip-mirip dengan mata kuliah di jurusan teknik. Kalian akan belajar bagaimana mengukur asset nilai dari sebuah bangunan, tanah, atau sebagainya.

Fyi SobatNS, jurusan ini termasuk jurusan yang unik dan hanya ada satu perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan ini di Indonesia, dimana lagi kalau bukan di PKN STAN. Untuk lulusan PBB/Penilai, biasanya akan ditempatkan di Kementerian Keuangan.

  1. Kepabeanan dan Cukai

Siapa disini yang berminat ambil jurusan Kepabeanan dan Cukai? Untuk jurusan yang satu ini, ada syarat khusus yang diterapkan ya SobatNS, seperti tinggi badan kalian yang minimal harus 165 cm untuk laki-laki dan 155 cm untuk perempuan, serta untuk pengguna kacamata/lensa kontak minus, plus, ataupun silindris dapat diberikan toleransi maksimal ukuran 2 dioptri.

Kepabeanan dan Cukai terdiri dari program D-I dan D-III. Untuk program D-I baik laki-laki maupun perempuan bisa daftar tapi untuk program D-III hanya laki-laki yang bisa daftar.

Jangan heran ya SobatNS kalau di jurusan ini banyak banget syaratnya nggak kayak jurusan yang lain. Perkuliahannya pun semi militer jadi kalian harus kuat fisik dan mental kalau mau masuk jurusan ini. Gimana nggak, lulusan dari Kepabeanan dan Cukai akan ditugaskan di Pelabuhan atau Bandara untuk memantau dan mengawasi aktivitas ekspor impor barang dari dalam maupun luar negeri.

Bahaya banget kan kalau barang-barang yang masuk ke Indonesia ternyata berbahaya seperti obat-obatan terlarang dan narkoba? maka dari itu mereka dituntut memiliki badan dan stamina yang fit.

  1. Kebendaharaan Negara

Kalian pasti sudah tidak asing lagi kan dengan kata bendahara? Kalau di kelas, biasanya bendahara memiliki tugas mengatur dan mengelola keuangan. Hampir sama, di jurusan Kebendaharaan Negara juga mereka memiliki tugas untuk mengatur keuangan, bukan dalam lingkup kelas lagi tapi Negara ya SobatNS, hehehe.

Jadi dibutuhkan ketelitian dan pengetahuan yang luas mengenai keuangan Negara, mengatur dan merencanakan anggaran dengan sebaik-baiknya. Untuk jurusan Kebendaharaan Negara sendiri terdapat dua program ya, D-I dan D-III dan terserah kalian mau pilih yang mana.

Lulusan dari jurusan ini akan ditempatkan di Kementerian Keuangan, disana ada Direktorat Jendral Anggaran dan Direktorat Jendral Perbendaharaan Negara. Nah entah kalian ditempatkan dimana, intinya sih setelah lulus auto CPNS ya, jadi nggak usah bingung lagi mau kerja dimana 😀

  1. Manajemen Aset 

Terakhir, miNSix mau jelasin sedikit ke kalian tentang jurusan Manajemen Aset. Kalau di jurusan PBB/Penilai dijuluki sebagai “Teknik”nya STAN, nah kalau jurusan Manajemen Aset dijuluki sebagai “Hukum”nya STAN. Kok bisa begitu sih miNSix? Yapss karena di jurusan ini, mata kuliah yang kalian pelajari nggak jauh-jauh dengan hukum, baik hukum perdata, perusahaan, maupun pertahanan.

Untuk lulusan dari jurusan ini, biasanya ditempatkan di Kementerian Keuangan RI di bawah naungan Direktorat Jendral Kekayaan Negara. Dimana nantinya lulusan Manajemen Aset bisa bertugas sebagai pejabat/juru sita, penilai, maupun pemeriksa, pejabat pengurusan piutang dan lelang negara.

Jadi gimana nih SobatNS? Sudah ada bayangan belum mau ambil jurusan apa di PKN STAN? Apapun jurusan yang akan kalian ambil, pastikan kalian sudah mempersiapkannya sedari sekarang ya. Belajar dan terus berlatih semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil yang maksimal pula.

Kalau dirasa masih kurang, ayo gabung bersama kami di Bimbel Newtonsix yang sudah berdiri 15 tahun dan terbukti banyak meloloskan siswa-siswanya masuk ke PKN STAN.

Syarat dan Tata Cara Pendaftaran PKN STAN

syarat dan pendaftaran pkn stan

Syarat dan Tata Cara Pendaftaran PKN STAN – Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN merupakan Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) yang berlokasi di Bintaro, Tangerang Selatan. PKN STAN menjadi salah satu PTK yang paling banyak diminati oleh siswa dan menjadi salah satu PTK dengan kuota penerimaan mahasiswa baru terbanyak dibandingkan dengan PTK lain. Namun di tahun 2019 ini, kuota penerimaannya menurun menjadi 3.000, padahal di tahun 2018 kuota penerimaannya adalah 7.301. Penurunan yang sangat drastis ya, SobatNS!

Fyi nih SobatNS, PKN STAN berada di bawah naungan Kementerian Keuangan Negara RI dan selama masa perkuliahan di PKN STAN, mahasiswa tidak ditarik biaya sepeserpun lho alias gratis! Nggak cuma itu, mahasiswa yang telah lulus dari spesialisasi D1 dan D3 PKN STAN akan diangkat menjadi CPNS di lingkungan Kementerian Keuangan ataupun Non-Kementerian Keuangan, baik di tempatkan di kota maupun di daerah.

Nah, di PKN STAN terdapat dua program, yakni Regular dan Afirmasi. Program Regular adalah program penerimaan mahasiswa baru dari seluruh wilayah di Indonesia yang ditujukan untuk mengisi formasi pegawai Kementerian Keuangan dan Instansi Pemerintah lainnya. Sedangkan program Afirmasi adalah program penerimaan mahasiswa baru yang dikhususkan untuk putra-putri dari Papua (Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat), Provinsi Maluku, Provinsi Maluku Utara, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk mengisi formasi pegawal Kementerian Keuangan pada unit kerja di wilayah tersebut.

Sudah tau kan bedanya, SobatNS?

Sekarang kita lanjut ke persyaratan pendaftaran PKN STAN ya. miNsix kutip ini dari persyaratan pendaftaran PKN STAN 2019. Cekidottt!

  1. Lulusan (tahun 2018 dan sebelumnya) atau calon lulusan (tahun 2019) semua Sekolah Menengah Atas atau yang sederajat.
  2. Persyaratan nilai (bukan hasil pembulatan) bagi pendaftar:
    1. Untuk lulusan tahun 2018 dan sebelumnya, memiliki nilai rata-rata ujian tulis pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00; atau
    2. Untuk calon lulusan tahun 2019, memiliki nilai rata-rata rapor untuk komponen Pengetahuan pada 5 semester (semester gasal dan genap untuk kelas X dan XI serta semester gasal kelas XII) tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00 atau 2,80 dengan skala 4,00, dengan ketentuan pada saat pendaftaran ulang yang bersangkutan telah dinyatakan lulus dan memiliki rata-rata nilai ujian yang tertulis pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00.
  3. Usia maksimal pada tanggal 1 September 2019 adalah 20 tahun, dalam pengertian calon peserta yang lahir sebelum tanggal 1 September 1999 tidak diperkenankan untuk mendaftar. usia minimal pada tanggal 1 September 2019 adalah 17 tahun bagi peserta yang memilih Spesialisasi Diploma I dan 15 tahun bagi peserta yang memilih Spesialisasi Diploma III.
  4. Sehat jamdani dan kejiwaan dan bebas dari napza (narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya). Kriteria sehat jasmani adalah:
    1. mampu melihat, mendengar, dan berbicara dengan baik;
    2. mampu melakukan tugas seperti menganalisa, mengetik, menyampaikan buah pikiran, dan berdiskusi; dan
    3. mampu bergerak tanpa menggunakan alat bantu
  5. Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti pendidikan.
  6. Khusus program studi kepabeanan dan cukai ditambahkan persyaratan sebagai berikut :
    1. Untuk program studi Diploma I:
  1. Laki-laki tinggi badan minimal 165 cm
  2. Perempuan tinggi badan minimal 155 cm
    1. Untuk Program studi Diploma III:
  1. Berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan minimal 165 cm
    1. Tidak Cacat Badan;
    2. Tidak Buta Warna; dan
    3. Untuk pengguna kacamata/lensa kontak minus (rabun jauh) dan/atau plus (rabun dekat) dan/atau silindris dapat diberikan toleransi maksimal sampai ukuran 2 dioptri.
  1. Khusus Program Afirmasi ditambahkan syarat sebagai berikut:
    1. telah menyelesaikan SD atau yang sederajat, SMP/SLTP atau yang sederajat di wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur
    2. memiliki garis keturunan orang tua (ayah atau ibu kandung) asli wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur
  2. Menyetor biaya pendaftaran sebesar Rp 300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah). Biaya tersebut sudah termasuk biaya pelaksanaan Seleksi Kemampuan Dasar berdasaran PP Nomor 63 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Badan Kepegawaian Negara.
  3. Pendaftar tidak pernah dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan Seleksi Penerimaan Mahasiswa baru PKN STAN atau Sekolah Tinggi Akuntansi Negara pada tahun-tahun sebelumnya.

Lanjut…. setelah tau syaratnya, kalian harus tau tata cara pendaftarannya yaa. Ini dia!

  1. Tahapan pendaftaran
  2. Registrasi peserta melalui portal http://sscasn.bkn.go.id pada tanggal 9-30 April 2019 terdiri dari tahapan sebagai berikut:
  • memilih menu Sistem Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Melalui Pendidikan Kedinasan;
  • mendaftarkan diri dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK) untuk mendapatkan akun dan password yang akan digunakan untuk login]
  • login menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan;
  • memilih sekolah kedinasan PKN STAN, melengkapi biodata, dan mengunggah dokumen yang diperlukan. Khusus untuk calon peserta program afirmasi mengunggah tambahan dokumen sebagaimana dimaksud pada angka 2;
  • mengecek resume dan mencetak bukti pendaftaran;
  • logout dari portal http://sscasn.bkn.go.id untuk melanjutkan proses berikutnya melalui portal http://spmb.pknstan.ac.id. Peserta hanya boleh mendaftar di satu sekolah kedinasan pada Kementerian/Lembaga dan apabila pelamar diketahui mendaftar lebih dari satu sekolah kedinasan pada Kementerian/Lembaga, maka yang bersangkutan dinyatakan gugur.
  1. Pengisian formulir pendaftaran online (e-registration) melalui portal http://spmb.pknstan.ac.id pada tanggal 9-30 April 2019 yang terdiri dari tahapan sebagai berikut:
  • login dengan menggunakan akun dan password yang didaftarkan pada portal http://sscasn.bkn.go.id;
  • mengisi data pilihan Spesialisasi;
  • mengisi data tambahan pada formulir pendaftaran online]
  • mengunci data dan mendapatkan kode billing berupa Mandiri Virtual Account (MVA); dan
  • menyetor biaya pendaftaran sesuai dengan ketentuan.
  1. Setelah melakukan pembayaran, peserta mengunduh dan mencetak Kartu Ujian pada portal http://sscasn.bkn.go.id. Kartu Ujian dapat diunduh dan dicetak satu hari setelah calon peserta menyetor biaya pendaftaran.
  2. Calon peserta Program Afirmasi mengunggah tambahan dokumen pada portal http://sscasn.bkn.go.id sebagai berikut:
  • Ijazah SD dan Ijazah SMP; dan
  • Akta Kelahiran peserta, KTP ayah atau ibu kandung, dan Kartu Keluarga atau Surat Keterangan Hubungan Keluarga dari Kelurahan/Kepala Desa.
  1. Calon peserta melakukan pembayaran dengan ketentuan sebagai berikut:
    • periode pembayaran adalah 9-30 April 2019;
    • pembayaran dilakukan melalui Bank Mandiri, dengan cara setoran tunai, ATM, m-banking, atau internet banking dengan menggunakan MVA (perhatikan tata cara pembayaran pada situs http://spmb.pknstan.ac.id);
    • sebelum melakukan pembayaran, calon peserta harus memastikan dirinya telah memenuhi seluruh persyaratan sebagaimana tercantum dalam huruf B tentang Syarat-syarat Pendaftaran. Kesalahan yang terjadi pada saat melakukan penyetoran biaya pendaftaran di bank adalah tanggung jawab masing-masing peserta dan uang yang telah disetor tidak dapat diminta kembali dengan alasan apapun.

Panduan pendaftaran secara lengkap dapat dilihat pada situs http://www.kemenkeu.go.id, http://www.bppk.kemenkeu.go.id, dan http://www.pknstan.ac.id

Trus apa aja sih yang diujikan di SPMB PKN STAN?

Pada SPMB PKN STAN, ujian dibagi menjadi tiga tahap:

Tahap pertama adalah tertulis, materi yang diujikan adalah ujian SKD (Seleksi Kompetesi Dasar), TPA (Tes Potensi Akademik) dan TBI (Tes Bahasa Inggris).

Pada SKD, terbagi lagi menjadi TKP (Tes Karakteristik Pribadi), TIU (Tes Intelegensi Umum) dan TWK (Tes Wawasan Kebangsaan).

Setelah SobatNS dinyatakan lolos pada tahap ini, SobatNS akan lanjut ketahap ujian Psikotes dan Ujian Kesehatan & Kebugaran (UKK).

Ketika kalian berhasil lolos dari ketiga tahap tersebut dan memenuhi persyaratan yang diajukan oleh PKN STAN, maka kalian resmi diterima menjadi mahasiswa PKN STAN.

 

 

 

 

BIAYA HIDUP KULIAH DI PKN STAN

Menjadi salah satu punggawa PKN STAN adalah hal yang sangat membanggakan. Calon abdi Negara yang bersiap untuk mengabdikan diri pada bangsa dan Negara. Nggak heran, siswa-siswi terbaik dari seluruh Indonesialah yang akan terpilih untuk kuliah di PKN STAN. Karena lokasi PKN STAN sendiri ada di Bintaro, Tangerang Selatan dan dekat sekali dengan Jakarta, pasti kalian-kalian yang berada di luar kota bahkan pulau sering nanyain, biaya hidup kalau kuliah di PKN STAN berapa sih? Apa-apa pasti serba mahal ya?

Biaya Hidup di PKN STAN

Well, miNSix akan kasih gambaran ke kalian tentang biaya hidup selama kuliah di PKN STAN. Kalau masalah biaya kuliah, kalian nggak usah khawatir lagi ya karena kuliah di PKN STAN itu gratis tiss tiss!

Nah untuk para calon perantau, yang harus kalian siapkan sih pastinya tempat tinggal alias kost. Untuk harga kost di sekitar kampus PKN STAN cukup beragam mulai dari Rp. 500.000,- sampai Rp. 1.800.000,-/bulan tergantung fasilitas yang disediakan oleh kost. Kalau kalian ingin punya kamar kost yang ber-AC, ada TV, Wi-fi, kamar mandi dalam pasti harga yang ditawarkan juga semakin mahal.

Lanjut….

Sekarang kita bahas biaya makan untuk sehari ya!

Biaya Hidup Kuliah di PKN STAN

Di lingkungan kampus banyak tersedia warung makan atau “warteg” untuk mengisi amunisi di perut kalian 😀 untuk sekali makan biasanya kalian bisa mengeluarkan budget sekitar 7.000-15.000 tergantung lauk yang dipilih.

Kalau mau beli jajanan seperti cilok, siomay, dkk kalian bisa mengeluarkan budget sekitar 5.000-10.000. Kalian bisa banget atur pengeluaran harian untuk hal ini. Sesuaikan juga dengan budget kalian ya!

Jangan terlalu boros atau terlau hemat nih dalam urusan makan kalau kalian hemat banget bisa-bisa kalian sakit, kalau kalian boros banget bisa-bisa akhir bulan cuma bisa minum obat maag *eh :p

miNSix kasih solusi nih, buatlah anggaran pengeluaran perhari untuk beli makanan ya! Contohnya nih, miNSix sendiri punya anggaran 30.000/hari untuk beli makan, jadi sebisa mungkin dalam sehari beli makanan maksimal 30.000. Nah, sobatNS juga bisa menentukan sendiri anggaran pengeluaran untuk beli makanan ya.

Tapi….tapi….jangan lupa juga siapkan anggaran untuk beli barang-barang kebutuhan di kost kalian ya, misalnya beli sabun mandi, pasta gigi, detergen, dsb.

“terus kalau pengin jalan-jalan atau refreshing gitu, kemana ya min?”

Kebetulan di deket kampus PKN STAN ada Bintaro Plaza, Bintaro Jaya X-Change (BXC) dan Lotte Mall. Kalau favorit miNSix sih BXC, karena disana bisa duduk-duduk santai di atas rumput sambil ngobrol sama temen dan ngliatin anak-anak kecil yang main kejar-kejaran 😀 di BXC juga lumayan banyak store yang tersedia dari outfit, makanan, serta produk kecantikan. Tapi ingat pesan miNSix, jangan boros!

Ah si miNSix lagi-lagi ngomongin jangan boros, nggak ada solusi ya min gimana caranya tetep bisa makan enak, jalan-jalan atau belanja tapi uang bulanan kita juga gak abis?
Jawabannya, ada!!!

Kalian bisa jadi pengajar ketika kuliah di PKN STAN, membuka usaha online shop, atau jadi freelancer, karena disini banyak banget lowongan magang/freelance. Tapi sesuaikan sama jadwal kuliah kalian ya, jangan sampai kuliahnya terabaikan.

Udah ya segitu dulu cerita dari miNSix. miNSix doakan semoga tahun depan kalianlah siswa-siswi terbaik yang terpilih masuk ke PKN STAN. Dan rasakan sendiri pengalaman baru serta keseruan-keseruan selama kuliah di PKN STAN dan hidup di Bintaro! miNSix tunggu ceita bahagia kalian ya!

Apa itu Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK)?

Apa yang dimaksud dengan Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK)?

            Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) merupakan lembaga pendidikan tinggi negeri yang memiliki ikatan dengan lembaga pemerintah sebagai penyelenggara pendidikan. PTK memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan perguruan tinggi lain, di antaranya biaya kuliah yang terjangkau, bahkan ada yang gratis hingga fasilitas ikatan dinas yang menjanjikan.
           Maka dari itu, banyak siswa lulusan SMA/Sederajat berbondong-bondong mendaftar PTK karena banyak banyak keunggulan yang dimilikinya daripada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ataupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
           Perlu di ingat, siswa hanya boleh mendaftar satu PTK, jika mendaftar lebih dari satu, maka akan dinyatakan gugur. Sehingga, kalian perlu memutuskan secara pasti PTK mana yang akan kalian daftar.
Apa itu perguruan tinggi kedinasan
Lalu, institusi mana saja yang termasuk Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK)?
Berikut ini beberapa PTK favorit yang ada di Indonesia, antara lain:

1.Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN

PTK ini berlokasi di Jl. Bintaro Utama Sektor V, Bintaro Jaya Tangerang Selatan, Banten, Indonesia 15222. PKN STAN merupakan salah satu PTK yang paling banyak diminati para lulusan SMA/Sederajat. Baik lulusan SMA/SMK/MA/Sederajat dari jurusan IPA/IPS/Agama/Bahasa/Jurusan kejuruan lainnya bisa mendaftar.

Jurusan dan program studi yang tersedia di PKN STAN:

  1. Akuntansi (DIII dan DIV Akuntansi)
  2. Pajak (DI DIII Pajak; DIII PBB/Penilai)
  3. Kepabeanan dan Cukai (DI dan DIII Kepabeanan dan Cukai)
  4. Manajemen Keuangan (DI DIII Kebendaharaan Negara; DIII Manajemen Aset)

2. Politeknik Statistika STIS

Berlokasi di Jl. Otto Iskandardinata No.64C Jakarta 13330, PTK ini berfokus pada bidang statistik. Hanya siswa lulusan SMA/Sederajat dari jurusan IPA yang diperbolehkan mendaftar pada PTK ini. Lulusan Politeknik Statistika STIS akan berstatus CPNS di lingkungan Badan Pusat Statistik (BPS) dengan golongan yang disesuaikan dengan program studi yang ditempuh.

Adapun program studi pada Politeknik Statistika STIS yaitu:

  1. Program studi DIII Statistika
  2. Program studi DIV Statistika
  3. Program studi DIV Komputasi Statistik

3. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

PTK ini berada di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Lulusan IPDN juga berstatus CPNS yang harus siap ditugaskan di seluruh wilayah Indonesia. Kampus IPDN berpusat di Jl. Ir. Soekarno KM 20, Desa Cibeusi, Jatinangor, Cibeusi, Jatinangor, Cibeusi, Kec. Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45363. Adapun beberapa jurusan yang disediakan oleh IPDN antara lain Ilmu Pemerintahan, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Keuangan, Studi Pembangunan, dan Ilmu Politik.

4. Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD)

STTD merupakan perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan, yang menyelenggarakan pendidikan berbasis vokasi dan akademik dalam bidang transportasi darat yang ada di Indonesia. Kampus ini berlokasi di Jl. Raya Setu No. 89 Bekasi, Jawa Barat 17520.

STTD menyelenggarakan pendidikan dengan program studi:

  1. DII Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB)
  2. DIII Lalu Lintan dan Angkutan Jalan (LLAJ)
  3. DIII Lalu Lintas Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (LLASDP)
  4. DIII Perkeretaapian
  5. DIV Transportasi Darat.

5. Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)

STMKG merupakan Perguruan Tinggi Kedinasan yang bernaung di bawah BMKG. STMKG ini setiap tahunnya mencetak para calon ahli cuaca, ahli iklim dan ahli gempa serta teknisi peralatan BMKG. PTK ini menganut pendidikan semimiliter, jadi mahasiswanya tentu harus memiliki jasmani dan rohani yang sehat serta disiplin.

STMKG beralamat di  Jl. Perhubungan I No.5 Pondok Betung, Bintaro, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15221.

STMKG hanya menerima siswa SMA/MA jurusan IPA atau SMK dengan kompetensi keahlian Teknik Elektronika lndustri, Teknik Mekatronika, Teknik Jaringan Akses, Teknik Transmisi Telekomunikasi, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputerdan Jaringan.

Berikut program studi yang ada di STMKG:

  1. DIV Meteorologi
  2. DIV Klimatologi
  3. DIV Geofisika
  4. DIV Instumentasi

Masih banyak Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) yang tersebar di kota-kota di Indonesia. Tentukan pilihan kalian dari sekarang ya! Mau masuk ke PTN, PTS, atau PTK. Dan pastikan hanya memilih satu PTK untuk pendaftaran seleksi mahasiswa baru 2020 ya!

 

Daftar Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) 2020. Yuk Daftar!

Inilah daftar Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) 2020. Yuk daftar!

daftar perguruan tinggi kedinasan

Tolong bagikan kepada keluarga dan orang-orang yang membutuhkan! GRATIS dan IKATAN DINAS 2020!

Mohon diinfokan kepada siswa dan atau orang tua yang ingin menyekolahkan lanjut putra/i nya. berikut daftar Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) di bawah naungan Kementerian RI, yaitu:

  1. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip). Alamat Jl. Raya Gandul No.4, Gandul, Kec. Cinere, Kota Depok, Jawa Barat 16512.
  2. Akademi Analisis Kimia (AKA) . Alamat Jl. Pangeran Sogiri, RT.05/RW.11, Tanah Baru, Kec. Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat 16154.
  3. Akademi Pimpinan Perusahaan (APP) . Alamat Jl. Timbul No.34, RT.7/RW.5, Cipedak, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12630.
  4. Politeknik Energi dan Mineral Akamigas (PEM Akamigas) . Alamat Jl. Gajah Mada No.38, Mentul, Karangboyo, Kec. Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah 58315.
  5. Akademi Militer Republik Indonesia (Akmil) . Alamat Jl. Gatot Subroto Jurangombo Selatan Magelang Selatan, Seneng Satu, Banyurojo, Kec. Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah 56172.
  6. Akademi Kepolisian Republik Indonesia (Akpol) . Alamat Jl. Sultan Agung No 131 Gajahmungkur Semarang 50232.
  7. Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) . Alamat Jl. Perhubungan I No. 5, Pondok Betung, Pondok Aren, Pd. Betung, Tangerang Selatan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15221.
  8. Politeknik Statistika STIS. Alamat Jalan Otto Iskandardinata No.64C 1 4, RT.1/RW.4, Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13330
  9. Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN. Alamat Jl. Bintaro Utama Sektor V, Bintaro Jaya Tangerang Selatan, Banten, Indonesia 15222.
  10. Sekolah Tinggi Multi Media MMTC. Alamat Jl. Magelang No.KM.6, Kutu Patran, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55284.
  11. Sekolah Tinggi Manajemen Industri . Alamat Jl. Letjend Suprapto No.26, RT.10/RW.5, Cempaka Putih Timur, Kec. Cempaka Putih, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10510.
  12. Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) . Alamat Jl. Dr. Setiabudhi 186 Bandung – 40141, Jawa Barat, Indonesia
  13. Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) . Alamat Jl. Raya PLP Curug, Serdang Wetan, Kec. Legok, Tangerang, Banten 15820.
  14. Sekolah Tinggi Perikanan (STP) . Alamat Jl. Aup Bar. Jl. Raya Ps. Minggu, RT.1/RW.9, Jati Padang, Kec. Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
  15. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN). Alamat Jalan Tata Bumi No.5, Banyuraden, Gamping, Area Sawah, Banyuraden, Kec. Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55293
  16. Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN). Alamat Jl. Raya Haji Usa, Putat Nutug, Ciseeng, Putat Nutug, Kec. Ciseeng, Bogor, Jawa Barat 16120
  17. Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT). Alamat Jl. Jakarta No. 31 Bandung, Jawa Barat, Indonesia.
  18. Politeknik Transportasi Darat Indonesia STTD. Alamat Jalan Raya Setu No.89 Bekasi,17520.
  19. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Alamat Jl. Raya Jatinangor KM. 20, Sumedang, Jawa Barat 45367
  20. Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos). Alamat Jl. Ir. H. Juanda No. 367 Bandung.